Penyakit Genetik Herder, Perjalanan Menantang Emosional dan Finansial

SI  Herder harus pakai alat bantu untuk berjalan. Resiko penyakit genetik

MEMELIHARA Herder dengan penyakit genetik adalah perjalanan 'Menantang secara emosional maupun finansial. Ini hal riil yang tak bisa dihindari.

Pengalaman pribadi sempat "diplengosikeluarga yang berakhir dengan kematian si Baby, panggilan herder itu sebelum usia 5 tahun.

Anjing German Shepherd dikenal sebagai Herder, adalah ras yang sangat cerdas, setia, dan serbaguna.

Sering digunakan sebagai anjing polisi, penjaga, dan pendamping keluarga. 

Karena popularitasnya dan sejarah pembiakan tertentu (termasuk kawin sedarah pada masa lalu), ras ini memiliki kecenderungan resiko dari genetik yang tinggi terhadap beberapa penyakit serius.

Pengetahuan tentang risiko ini penting bagi pemilik atau calon pemilik herder agar dapat mengambil langkah-langkah pencegahan dan perawatan yang tepat.

Adalah perihal jujur dan realistis. Memelihara herder dengan penyakit genetik memang merupakan komitmen finansial dan emosional yang besar. 

Biaya yang dikeluarkan bisa sangat signifikan, terutama karena beberapa penyakit yang kian kronis dan membutuhkan perawatan seumur hidup.

Berdasarkan data yang ada, berikut adalah estimasi biaya yang mungkin harus dikeluarkan untuk merawat herder dengan penyakit genetik yang tidak dapat disembuhkan, dari diagnosis hingga akhir hayatnya.

💰 Estimasi Biaya Perawatan Penyakit Genetik Herder
Catatan di bawah ini merangkum estimasi biaya berdasarkan data dari penyedia asuransi hewan dan sumber veteriner. 

Perlu diingat bahwa ini adalah estimasi di Amerika Serikat dan Eropa; biaya di Indonesia bisa berbeda, namun tetap memberikan gambaran tentang besarnya dana yang diperlukan.

Biaya Diagnosis & Perawatan (Estimasi)

Degenerative Myelopathy (DM) di AS dibutuhkan sekitar $100 - $300 per bulan untuk perawatan suportif.

Biaya ini mencakup fisioterapi, akupunktur, perlengkapan mobilitas (seperti kereta dorong), dan obat-obatan pendukung. 

Penyakit ini tidak bisa disembuhkan : 

Biaya operasi pengangkatan ginjal (nefrektomi) bisa mencapai ribuan dolar, dan seringkali tidak menyembuhkan karena bisa kambuh atau menyebar. 

Biaya kemoterapi lanjutan juga bisa sangat mahal.

Mucopolysaccharidosis VII (MPS VII)
Biaya terbesar adalah untuk diagnosis dan perawatan paliatif. 

Penyakit ini muncul sangat dini dan progresif cepat, seringkali berujung pada eutanasia karena kualitas hidup yang buruk.

Giant Axonal Neuropathy 
Baya diagnosis (biopsi saraf, dll) juga tidak murah. Penyakit ini progresif dan tidak bisa diobati, dengan prognosis sangat buruk karena anjing biasanya terserang pneumonia aspirasi pada usia 18-24 bulan.

💡 Dampak Finansial Jangka Panjang
Selain biaya langsung untuk penyakit tertentu, ada beberapa pengeluaran lain yang perlu diantisipasi:
· Pembedahan Darurat: Penyakit seperti bloat (GDV) atau kanker bisa memerlukan tindakan bedah darurat. 

Di Indonesia, operasi tumor pada German Shepherd bisa mencapai puluhan juta rupiah, tergantung kompleksitasnya.

· Perawatan Ortopedi: Masalah persendian seperti displasia pinggul atau siku dan robekan ACL adalah momok bagi herder.

Biaya operasi untuk kondisi ini bisa sangat mahal.

· tentang besarnya: Untuk penyakit seperti DM atau alergi kronis, harus siap dengan pengeluaran rutin bulanan untuk obat-obatan, suplemen (misalnya untuk kesehatan sendi), dan makanan khusus.

· Biaya Perawatan Umum: Jangan lupakan biaya rutin seperti makanan berkualitas, perawatan gigi, dan pemeriksaan kesehatan tahunan.

🛡️ Strategi Mengelola Biaya: Peran Asuransi Hewan.
Melihat besarnya potensi biaya, memiliki asuransi hewan adalah langkah paling bijak yang bisa diambil, terutama sejak herder  masih sehat dan muda.

· Mengapa Asuransi Penting? Penyakit genetik seperti DM dan displasia pinggul adalah alasan utama mengapa asuransi sangat direkomendasikan untuk herder.

Asuransi membantu fokus pada kesehatan anjing, bukan pada biayanya, saat keadaan darurat tiba.

Biaya premi asuransi untuk herder bervariasi tergantung usia dan cakupan. 

Di Indonesia, premi asuransi hewan juga bervariasi, umumnya mulai dari Rp50.000 hingga Rp200.000 per bulan.

Sangat penting untuk mendaftarkan herder ke asuransi sebelum ada gejala atau diagnosis. Hampir semua polis asuransi tidak menanggung kondisi yang sudah ada sebelumnya (pre-existing conditions) .

Langkah terbaik yang bisa dilakukan adalah:

Skrining Genetik: Lakukan tes genetik sejak dini untuk mengetahui potensi risiko penyakit seperti DM atau MPS VII .

Asuransi: Investasikan pada asuransi hewan yang komprehensif sedini mungkin untuk melindungi dari biaya tak terduga yang besar .

Konsultasi Rutin: Lakukan pemeriksaan kesehatan rutin ke dokter hewan untuk deteksi dini dan manajemen penyakit yang lebih baik.

Dengan persiapan finansial yang matang,  dipastikan si herder kesayangan akan memperoleh perawatan terbaik yang  dibutuhkan sepanjang hidupnya.

Maka, perkawinan herder harus mengikuti prosedur yang ditentukan. Bukan hanya menomor satukan anatomi. Perkawinan sedarah, harus dihindari. Ini beresiko memunculkan penyakit genetik.

- oleh Priono Subardan - k9DeWa.